Hukum Shalat  Menggunakan Parfum Beralkohol? Yuk, Simak Penjelasannya!

Hukum Shalat Menggunakan Parfum Beralkohol? Yuk, Simak Penjelasannya!

Jakarta, 19 September 2025 – Salah satu kebiasaan sebelum melaksanakan sholat adalah memakai parfum. Aroma yang harum dapat menambah semangat ibadah serta membuat diri lebih tenang ketika menghadap Allah. Meski begitu, sering muncul pertanyaan, “Bagaimana jika parfum yang dipakai ternyata mengandung alkohol? Apakah sholat masih sah?” Pertanyaan ini wajar karena syarat sah sholat adalah kesucian badan, pakaian, dan tempat. Daripada bingung, mari kita kupas penjelasannya lebih dalam.

Hukum Alkohol Dalam Islam

Dalam Al – Quran, Allah SWT telah berfirman dalam QS. Al – Maidah : 90 

يٰٓاَيُّهَا الَّذِيْنَ اٰمَنُوْٓا اِنَّمَا الْخَمْرُ وَالْمَيْسِرُ وَالْاَنْصَابُ وَالْاَزْلَامُ رِجْسٌ مِّنْ عَمَلِ الشَّيْطٰنِ فَاجْتَنِبُوْهُ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُوْنَ ۝٩٠

“Wahai orang-orang yang beriman, sesungguhnya minuman keras, berjudi, (berkurban untuk) berhala, dan mengundi nasib dengan anak panah adalah perbuatan keji (dan) termasuk perbuatan setan. Maka, jauhilah (perbuatan-perbuatan) itu agar kamu beruntung.”      Q.S. Al – Maidah : 90 

Dalam dalil ini menegaskan bahwa Alkohol haram hukumnya. tapi, penting untuk diingat bahwa alkohol yang diminum dan memabukkan. sedangkan alkohol yang digunakan sebagai bahan penting dalam parfum, bentuknya berbeda. Namun tidak untuk diminum, tidak memabukkan. Muncullah sebuah perbedaan pemahaman. Apakah alkohol dalam parfum hukumnya haram dan najis ? mari kita lihat bagaimana para ulama menanggapi hal ini. 

Sah atau Tidak? Bagaimana menurut pandangan ulama?

Menurut mazhab Syafi’i, sesuatu dikategorikan najis apabila menimbulkan efek memabukkan bila diminum. Karena itu, alkohol yang digunakan sebagai bahan dalam parfum dianggap tetap suci.

Imam As-Syaukani pun menegaskan bahwa istilah rijsun dalam QS. Al-Maidah ayat 90 lebih menunjuk pada keharaman perbuatan, bukan kenajisan zat. Dengan demikian, penggunaan parfum beralkohol tidak mempengaruhi keabsahan shalat.

Lalu muncul pertanyaan: “Apakah sebaiknya tetap memakai parfum beralkohol?” Jawabannya, boleh saja. Hanya saja, memilih parfum bebas alkohol bisa memberi rasa tenang yang lebih.

Lalu mana pilihan yang lebih Aman ?

Walaupun secara hukum penggunaannya sah, sebagian orang lebih tenang jika memakai parfum tanpa kandungan alkohol. Ada yang berpendapat, “Jika ada pilihan yang lebih meyakinkan dan bebas dari keraguan, mengapa tidak memilih yang lebih aman?” Sikap seperti ini tentu merupakan keputusan yang bijaksana.

Saat ini, banyak tersedia parfum halal yang tidak mengandung alkohol namun tetap memiliki aroma wangi, tahan lama, dan mudah digunakan.

Dengan demikian, bagi yang ingin beribadah tanpa rasa was-was, memilih parfum non-alkohol bisa menjadi solusi.dapat dipahami bahwa inti dari perbedaan pendapat ini bukan sekadar persoalan boleh atau tidak, melainkan bagaimana menjaga ketenangan hati saat menjalankan ibadah. 

Kesimpulannya jadi sholat dengan parfum beralkohol mengandung etanol boleh dilakukan dan tetap sah. sebab alkohol dalam parfum tidak sama dengan khamr yang diharamkan. bukan untuk diminum, tidak memabukkan, dan tidak membuat sholat menjadi tidak sah. 

Tapi, bagi yang ingin lebih aman dan tenang. parfum non – alkohol bisa menjadi pilihan. intinya , islam memberikan ruang untuk beribadah dengan penuh keyakinan, baik dari sisi syariat maupun ketenangan hati. 

Dan sebagaimana menjaga kesucian dalam ibadah, mari juga kita jaga kesucian harta dengan menunaikan zakat, sedekah, dan infaq melalui Pecinta Anak Yatim.

Ayo, Tunaikan sedekah subuh bersama Pecinta Anak Yatim

https://donasi.pecintaanakyatim.org/ 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *